BUKHARI MUSLIM ABU DAUD NASAI TIRMIDZI IBNU MAJAH AHMAD MALIKI DARIMI



Muslim Yang Baik

عَجِبْتُ لَلْمُسْلِمِ، إِذَا أَصَابَتْهُ مُصِيْبَةٌ احْتَسَبَ وَصَبَرَ، وَإِذَا أَصَابَهُ خَيْرٌ حَمِدَ اللهَ وَشَكَرَ، إِنَّ الْمُسْلِمَ يُؤْجَرُ فِي كُلِّ شَيٍء حَتَّى فِى اللُقْمَةِ يَرْفَعُهَا إِلَى فِيْهِ

‘Ajibtu lilmuslimi, izaa ashaabathu mushiibatun ihtasaba wa shabara, wa izaa ashaabahu khairun hamidallahu wa shakara, innalmuslima yu’jaru fii kulli syai’in hatta fiil luqmati yarfa’uha ila fiihi.

Artinya : “Aku kagum terhadap seorang muslim, apabila ia tertimpa musibah makaia mengharapkan pahala Allah dan bersabar, apabil aia memperoleh kebaikan maka ia memuji kepada Allah dan bersyukur. Sesungguhnya orang muslim itu dalam segala sesuatunya diberi pahala hingga makanan yang ia suapkan ke dalam mulutnya.

Riwayat Baihaqi melalui Sa’d



Antalalai | Muslim Yang Baik