ANTALALAI .COM | ISLAMIC WEB PAGE | IN INDONESIA
quran hadits fiqih tajwid sejarah kisah doa sedekah artikel fadhilah buku




Diriwayatkan bahwa seorang laki-laki melihat seorang budak yagn dijual. Tidak ada cacat apa pun pada budak tersebut. Hanya saja dia tukang adu domba. Tetapi lelaki tersebut menganggap remeh cacat ini. Lelaki tersebut tetap membelinya.

Setelah beberapa hari si budah tinggal bersama lelaki tersebut, si budak berkata kepada istri majikannya, "Sungguh, majikanku hendak menikah dengan perempuan selain engkau." Dia menambahkan, "Sebenarnya di atidak mencintaimu. Jika engkau ingin dia menyayangimu dan mengurungkan apa yagn telah direncanakannya, maka apabila dia tidur, ambillah pisau cukur lalu cukurlah beberapa bulu di bawah janggutnya dan biarkan bulu-bulu itu bersamamu."

Istri majikan itu berkata dalam hati, "Baiklah." Dia pun hendak melakukan hal tersebut pada saat suaminya tidur.

Tatkala si suami datang, si budak berkata kepadanya, "Sungguh majikan perempuanku, istri Anda mempunya teman dan kekasih selain Anda. Dia ingin lepas dari Anda. Sungguh, dia telah berencana hendak menyembelih Anda di malam hari. Jika Anda tidak percaya pada saya, cobalah Anda pura-pura tidur di malam hari. Lihatlah bagaimana istri Anda menghampiri Anda sementara di tangannya ada sesuatu untuk menyembelih Anda." Ternyata majikan tersebut mempercayai si budak.

Ketika malam menjelas, di saat si suami berpura-pura tidur si istri datang membawa pisau cukur untuk mencukur bulu di bawah janggut suaminya. Si suami berkata dalam hati, "Demi Allah, sungguh benar kata si budak." Tatkala si istri telah meletakkan pisau cukur dan hendak menjatuhkannya ke tenggorokan suami, konta si suami bangkit dan merampas pisau cukur dari istrinya, lalu dia menyembelih istrinya dengna pisau tersebut.

Kemudian keluarga istri datang dan mendapati perempuan tersebut dalam keadaan terbunuh, lalu mereka pun membunuh si suami tersebut. Akhirnya terjadi pertikaian antara dua kelompok gara-gara budah tukang adu domba tersebut.













 Antalalai | Kisah Gara-Gara Si Budak Yang Suka Adu Domba