ANTALALAI .COM | ISLAMIC WEB PAGE | IN INDONESIA
quran hadits fiqih tajwid sejarah kisah doa sedekah artikel fadhilah buku




Salah seorang yang dikenal shaleh suatu hari ditanya tentang taubatnya. Ia menjawab, "Suatu hari aku berpikir tentang dosa-dosaku, kekuranganku dan tempat kembaliku. Lalu akau menyadari bahwa usiaku berkurang sementara dosaku bertambah, tempat kembaliku mendekat sementara diriku tidakmenyambut taubat, sehingga aku melihat bencana besar yang tidak akan dapat diemban, oleh gunung sekalipun. Kemudian aku keluar rumah dengan merenungkan keadaan burukku Aku lewat seorang tabib yang sedang dikerumuni orang-orang yang emminta penjelasan tentang obat yang mreka perlukan. Kemudian aku ikut antri bergabung bersama mereka dan bertanya, apakah ia mempunyai obat dosan? Mendengar pertanyaanku ia menunduk sesaat lalu berkata, "Seandainya pelaku maksiat menyadari terhadap sapa ia melakukan maksiat, niscaya ia akan meleleh sebelum bermaksiat." Kemudian aku kembali ke rumah sementara kata-kata sang tabib telah membekas dalam hatiku sehingga sejak itu aku senantiasa berdiri di depan pintu taubat Rabbku hingga sekarang."












 Antalalai | Kisah Obat Dosa-Dosa